Posted by: Agung Prabowo | August 3, 2008

Pornografi dan Dunia Seleb: Front Konspirasi Yahudi-Freemasonry

Pada suatu pagi yang dingin, waktu saya masih habis subuhan, ada SMS masuk dari seorang teman yang bunyinya (kurang lebih) “Gung, ada video 3gp-nya Rianti AAC loh. Katanya sih hoax, tapi di internet banyak juga yang percaya loh. U coba cek OnLine deh, aku sih ngga percaya. Anak alim gitu kok main 3gp…” Saya tidak langsung membalas SMS itu. Saya kemudian browsing sebentar di internet lebih dulu dengan hati yang panas (saya memang agak senang pada anak itu, bukan karena apapun, melainkan karena dia pernah jadi editor bahasa, hal yang sama dengan yang sedang saya kerjakan sekarang ini. Bedanya dia di satu majalah dan saya di satu buku konspirasi spionase).

“Bad start of a bad day…” Pikir saya. Beberapa website saya cek, beberapa link ke video tersebut saya temukan namun tak saya buka. Saya coba kumpulkan semua berita yang sudah bisa diakses, saya coba bikin statistik simple, ternyata yang meragukan keotentikannya jauh lebih banyak. Saya pun agak tenang (sepertinya baru kali ini saya merasa senang karena mendapat input data yang tidak otentik, hehe…), dan membalas SMS teman saya tadi (kurang lebihnya), “Sepertinya hoax aja kok. Ada yang udah liat videonya dan bilang yang main Miyabi. U tenang aja pren…” Setelah itu saya kembali beraktivitas seperti biasanya, membaca.

Saya tidak bermaksud membicarakan gossip tentang Rianti maupun film “dakwah” yang dibintanginya lebih jauh, tentang OST film propaganda Yahudi Schlindler List yang dipakai dalam AAC pada beberapa kesempatannya, tentang beberapa penghinaan terhadap pemeluk agama Katholik (dengan beberapa kali meng-close up tato salib di tangan Maria secara terbalik di AAC), apalagi berdebat masalah keotentikan gossip video mesumnya, karena mungkin objektivitas saya akan kurang berperan disini (wajar dong). Saya rasa, banyak yang lebih berkompeten dan berkepentingan disitu. Kali ini saya ingin mengupas sedikit tentang konspirasi dalam pornografi (saya menulis kata “pornografi” disini dalam konteks luas, termasuk juga “pornoaksi”, kata yang saya sendiri belum tahu serapan dari mana, karena saya belum pernah ketemu kata bahasa Inggris” Pornaction”).

Dunia selebritis dan pornografi, memang hal yang sedikit saya cuekin selama ini. Jika bukan karena SMS itu saya mungkin tak akan meriset masalah ini lebih jauh, apalagi menulis artikel ini. Dunia selebritis memang dunia yang saya benci sejak SMP karena saat itu saya sudah mengenal filsafat-filsafat anti kemapanan, apalagi di waktu SMA saya bergabung dengan Anarchist Punk di underground, sehingga kebencian itu makin menjadi. Waktu kuliah, pemahaman keIslaman saya yang bertambah sedikit lebih baik membuat saya semakin muak, apalagi saat para selebritis (tentu saja tak semua) diwawancarai masalah agama kemudian mereka berfatwa seenaknya, lebih tepatnya bercerita agama seenak mulutnya sendiri mengenai masalah-masalah agama, dengan pakaian yang tidak sepantasnya padahal mereka tidak pernah belajar Islam sebenarnya (kecuali tuntutan peran mengharuskannya).

BAGI SAYA, dunia selebritis merupakan dunia palsu, sedangkan infotainment merupakan media info palsu. Bagaimana tidak palsu, jika akad nikah yang sangat sakral aja dibuat main-main, sehingga tidak mengherankan banyak selebritis kawin cerai semaunya sendiri, sudah hobi akad menjadikannya tak ada efeknya kaleee… Bagaimana tidak palsu, ketika kepiawaian memerankan karakter tokoh diluar dirinya sendiri lain malah mendapatkan award, piala Oscar, sedangkan keinginan untuk menjadi diri sendiri hampir tidak pernah mendapatkan penghargaan yang layak… Bagaimana tidak palsu, jika masa keemasan seorang seleb mulai memudar maka dibikinlah gossip macam-macam untuk mendongkrak kembali popularitasnya…

Anda boleh saja tak setuju dengan saya, karena mungkin anda sudah terlena dengan film-film “dakwah” yang lebih banyak menyajikan hal-hal yang kurang esensial tentang agama, bahkan beberapa malah menghina agama. Sinetron-sinetron “religi” lain malah menampilkan hal-hal yang membuat kita hilang nafsu makan waktu menontonnya, karena penuh dengan adegan berdarah, bangkai, belatung, nanah, dan hal-hal menjijikkan lain, – dikomentari secara “positif” lagi oleh seorang ustadz gaul yang, tau sendirilah… – seolah-olah hidup itu hanya berisi “pembalasan dendam” Alloh karena didurhakai umat-Nya saja, padahal Alloh sendiri berfirman, “RahmatKu mendahului murkaKu.” Jikapun ada yang menayangkan seseorang yang mendapat hidayah, biasanya dramatisasinya lebih besar porsinya daripada pesan yang ingin disampaikan, dan hidayah datang disaat acara sudah akan selesai, jadi hidayah tersebut tak jelas kelanjutannya.

Dunia palsu itu memang dekat dengan yang namanya pornografi maupun pornoaksi, meskipun dicover dengan dalih seni, keindahan, tuntutan peran, dan alasan-alasan lain yang saya ngga perlu tahu, karena saya rasa tidak ada gunanya bagi saya – entah kalau itu akan berguna bagi pelakunya di Yaumil Hisab nanti – kecuali untuk memahami logika berpikir manusia-manusia aneh itu. Apakah pornografi itu? Berikut penjelasan yang saya kutip dari buku Ustadz Hartono Ahmad Jaiz, AL QUR’AN DIHINA GUS DUR:

Porno yaitu tindakan, ucapan, atau materi (penampilan) yang bertentangan dengan standar/ ukuran kesusilaan seksual masyarakat. Orang barat pun kenal yang namanya porno. Porno, menurut mereka adalah kecabulan. Kecabulan yaitu tindakan, ucapan, atau materi (terutama penerbitan dan film) yang [dianggap] bertentangan dengan standard kesusilaan seksual publik. Materi cabul sering [disebut] pornografi.

Istilah kecabulan dapat juga mengacu pada manapun bahasa atau perilaku yang dipercaya untuk merusak akhlak publik. Istilah pornografi menunjuk terutama untuk tulisan atau material bergambar secara seksual tegas/eksplisit berniat terutama semata untuk menyebabkan rangsangan seksual.

Sedikit keluar konteks, saya teringat beberapa hadits tentang wanita, (semoga shohih, kalau tidak tolong diingatkan), yang antara lainnya adalah: “Seorang wanita yang memakai minyak wangi lalu lewat di tengah-tengah kaum (laki-laki) dengan maksud agar mereka menghirup bau harumnya maka wanita itu adalah pelacur. (HR. An-Nasaa’i)”, “Apabila perzinaan dan riba telah melanda suatu negeri maka mereka (penghuninya) sudah menghalalkan atas mereka sendiri siksaan Allah. (HR. Ath-Thabrani dan Al Hakim)”, dan “Ada dua golongan dari penghuni neraka yang Aku tidak sampai melihat mereka yaitu suatu kaum yang menyandang pecut seperti ekor sapi (yang) dipakai untuk memukuli orang-orang, dan wanita-wanita berpakaian mini, telanjang, mereka melenggang bergoyang, rambutnya ibarat punuk unta yang miring. Mereka tidak akan masuk surga atau mencium harumnya surga yang sebenarnya dapat dirasakan dari jarak sekian sekian. (HR. Muslim).

Mau bukti pernyataan saya tadi, simak kasus-kasus foto seronok Sandra Dewi (yang katanya juga palsu, saya ngga ambil peduli pada kasus itu), Anjasmara, Sophia Latjuba, Ayu Azhari, Sarah Azhari, Aline Tumbuan, Fahrani (di majalah MAXIM), Andara Early (di majalah Playboy Indonesia yang menuai badai kecaman dan sweeping sehingga kantor majalahnya perlu dialokasikan ke Bali), video mesum Maria Eva dengan Yahya Zaini, dan banyak lagi yang belum saya riset lebih jauh. Kasus kecaman terhadap film Buruan Cium Gue dan beberapa film lain yang juga cuma dikilahi, “Ah… itukan kerjaan orang-orang iseng yang suka menilai seni dengan Agama.” Simak juga kasus pelecehan seksual pada Dewi Persik (bagi saya, itu sudah sepantasnya meski tak bermaksud untuk membenarkannya.), termasuk pencekalan terhadap beberapa artis (saya lebih senang menyebutnya, maaf, whore) erotis di berbagai daerah, namun tidak juga lantas mengurangi kasus-kasus semacam ini secara drastis.

Saya tak akan membicarakan data mentah lagi, saatnya peran Konspirasi (bukan teori) dilibatkan dengan satu pertanyaan kunci, “Kenapa semua itu bisa terjadi seolah-olah ada yang memfasilitasi?” Perlu naik gunung turun lembah (kayak Ninja Hattori saja) agak lama untuk mencari asal muasal pastinya, namun kita bisa mentrace-route beberapa jejak-jejak usaha legalisasi pornografi dan pornoaksi di Indonesia sendiri. Konon kabarnya pelacuran berasal dari jaman Babylonia, sehingga jika anda mau search kata kunci “whores of Babylonia” di Google, akan anda dapatkan banyak sekali artikel mengenai sejarah pelacuran – meski harus hati-hati juga karena banyak hasil pencarian yang malah mengarahkan kita ke situs-situs XXX – yang akan terlalu panjang jika saya ungkapkan disini, silakan anda cari sendiri.

Di Indonesia, sepertinya memang ada beberapa pion yang tugasnya mengakomodir “kebebasan berekspresi” yang kebablasan ini. Satu contoh gamblangnya yaitu seorang “kyai” nyeleneh yang ketika diwawancarai kelompok liberal mengenai tanggapannya tentang pemberlakuan RUU APP. Salah satu butir wawancaranya yaitu, kalau RUU APP jadi dijalankan akan berpotensi menyensor kitab suci salah satu agama yang entah kapan menjadi bebas revisi, dia – tak perlu saya sebut dia Gus karena saya Alhamdulillah bukan nahdhliyin, meski keluarga ayah saya termasuk keluarga NU – menjawabnya dalam kutipan wawancara sebagai berikut: (dari buku AL-QUR’AN DIHINA GUS DUR)

JIL: Gus, ada yang bilang kalau kelompok-kelompok penentang RUU APP ini bukan kelompok Islam, karena katanya kelompok ini memiliki kitab suci yang porno?
Sebaliknya menurut saya. Kitab suci yang paling porno di dunia adalah Alqur’an, ha-ha-ha.. (tertawa terkekeh-kekeh).
JIL: Maksudnya?
Loh, jelas kelihatan sekali. Di Alqur’an itu ada ayat tentang menyusui anak dua tahun berturut-turut. Cari dalam InJIL kalau ada ayat seperti itu. Namanya menyusui, ya mengeluarkan tetek kan?! Cabul dong ini. Banyaklah contoh lain, ha-ha-

(astagfirullohaladzhiim, na’udzubillahi min dzalik, a’udzubillahi minabddurrahman nirrojiim, ampunilah saya ya Alloh ya Robbi, sekiranya saya berdosa mengutip pernyataan biadab ini.)

Seorang “Kyai” di negeri yang katanya berpenduduk muslim terbesar di dunia berani mengatakan pegangan hidup setiap muslim di dunia porno. Setiap muslim dilarang mencaci maki tuhan agama lain, (QS Al An’aam 6: 108. “Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan. Demikianlah Kami jadikan Setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka. Kemudian kepada Tuhan merekalah kembali mereka, lalu Dia memberitakan kepada mereka apa yang dahulu mereka kerjakan”.). Ini malah lebih dahsyat lagi kejahatannya. Seorang tokoh “ulama” yang mempunyai banyak pengikut, mencaci maki satu-satunya kitab pegangan paling otentik yang pernah diturunkan Alloh, yang dijamin langsung oleh Alloh sendiri, hanya untuk menolak pemberlakuan RUU buatan manusia yang bertujuan “mulia” melindungi akhlak generasi bangsa rusak ini.

Kyai ini juga dikenal “kooperatif” sehingga ketika Inul Ngebor Darasial dicekal Rhoma Irama, Inul menghadapnya untuk meminta fatwa. Contoh lain, ketika Dhani Dewa dikecam karena beberapa personal band-nya menginjak-injak kaligrafi lafal Alloh yang disamarkan, Dhani juga menghadap Kyai tersebut, setelah itu dia mengatakan (kurang lebihnya) “Saya hanya taat pada kata-kata habib saya dan Gus Dur…” Tak heran bahwa Dewi Persik pun – mungkin karena yakin akan mendapat pembelaan juga – berani mementahkan nasehat mantan suaminya yang mengingatkan supaya memakai pakaian yang sedikit “sopan”, sebagai satu contoh lain. RUU APP memang hanya produk buatan manusia yang jelas tidak sempurna, tapi ada niat baik untuk melindungi akhlak dan moral bangsa, meskipun itu dikilahi juga, “Jangan sangkut pautkan masalah moral dengan seni…”

OK, kembali ke masalah konspirasi dalam pornografi. Saya sebelumnya tak menyangka ada tangan Yahudi – meski sebelumnya saya memang pernah mendengar bahwa pelacuran merupakan bisnisnya Yahudi, tapi dalam pencarian kali ini saya dari awal memang tidak mengarah kesitu – yang bermain disini. Ada satu dokumen bagus (meskipun agak racist), berjudul JEWS CONTROL U.S.A., THEREFORE THE WORLD – IS THAT A GOOD THING?, yang memberikan daftar media massa yang dikuasai Yahudi, daftar bintang Hollywood Yahudi dan crypto-Yahudi, daftar bintang porno Yahudi dan crypto-Yahudi, dan peran Hollywood dalam mind-control publik, yang sudah available to download. Simak bagan berikut ini:

Coba anda perhatikan dimana posisi Hollywood movies dalam bagan diatas. Benar, mereka menduduki peran yang sejajar dengan Presiden USA dan Media, dan dibawah world-wide Freemasonry. Masihkah anda tidak percaya bahwa Yahudi-Freemasonry menguasai dunia Perfilman dan pornografi? Jika masih belum memuaskan, simak kutipan berikut ini: (in English, maaf saya malas menerjemahkannya)

13. Jewish implications in porno industry

Pornography has been practically invented by jews. This sick phenomenon firstly appeared in western European countries such as Germany and France. Alex Hall (Patricia Anne Thompson) was the jew who introduced porno to the internet. Today USA is the most porno-obsessed country on the face of the planet. It produces 50-60% (some claim more then 70%) of the total global pornography due to high jewish influence over America. Most porno “actors”/”actresses”/”producers” were jewish back then and some of the biggest porno stars are jewish even today. Here are just few of the whole jewish porn list:13.1 List of jewish American porno “Actress” and Producers

Gloria Lenard (founder of telephone sex lines in 1983)
Joanna Angel (entrepreneur, alt porn model, pornographic actress, director, writer, and former exotic dancer)
Annie M. Sprinkle (former prostitute, stripper, porn film star, cable television host, porn magazine editor and writer, and sex film producer)
Daphne Rosen (porno actress and adult movie producer)
Nina Hartley (pornographic actress and sex educator)
Ona Zee (porn star and model)
Ariana Jollee (pornographic actress and pornographic film director)
Tera Patrick (pornographic actress)
Sarah Blake (pornographic actress)
Henchwoman or Renegade Evolution (blogger, porn activist & feminist)
Heather Harmon or Heather Brooke (porno actress)
Kaylynn Calloway (porno actress)
Keri Sable (porno actress)
Sydnee Steele (pornographic actress, free speech activist, sex counselor and author)
Neriah Davis (model and actress)
Jenna Jameson (world’s most famous porn star and entrepreneur)
Taylor Hayes (pornographic actress)
Shannon Hewitt (pornographic actress and director)
Alisha Klass (pornographic actress)
Mari Possa (pornographic actress and reality TV personality)
Danni Ashe (nude model and former stripper, founder and former CEO of Danni’s Hard Drive, a pioneering adult web site)
Abby Ehmann (pornographer, chief of Extreme Fetish magazine by TimeOut magazine, director of Feminists for Free Expression, creator of Porn Free who later sold it to D&L Enterprises, editor of Extreme Fetish magazine from D&L Enterprises)
Stacy Silver (porn star, nude model and director)13.2 List of jewish American porno “Actors” and Producers
Samuel Roth (early pornographer from 1920’s)
Eli Roth (film director, producer, writer, and actor)
Heidi Fleiss (famous jewish pimp, owner of prostitutes)
Ron Jeremy (pornographic actor)
Michael Lucas (gay Jewish pornographic actor and the founder and owner of Lucas Entertainment)
Jerry Butler (pornographic actor)
Herschel Savage (pornographic actor, porn movie director and stand-up comedian)
Reuben Sturman (one of the founders/owners of pornography, “businessman”, was convicted of tax evasion and other crimes and died, disgraced, in prison in 1997. His son, David, continued running the family business)
David Sturman (son of Reuben Sturman, another porno baron)
Steven Hirsch (owner of Vivid Entertainment, world’s largest porn and gay porn films producer)
David James (owner of Vivid Entertainment, together with Hirsch, they are “the Microsoft of the porn world”)
Peter Asher (president of Vivid Entertainment)
Evan Seinfeld (adult film actor, director and heavy metal vocalist for the band, The Spyderz)
John Holmes (porn actor & murderer)
Simon Rex (model, actor, television, and former Gay pornography personality and aspiring rapper)
Harry Reems (theater and adult film actor)
Matthew Kuchta (first porn star with inch penis)
Randy West (pornographic actor)
Larry Flynt (famous porn producer, most notably Hustler)
Seymore Butts (adult film director, producer, customer service advisor for domestic and general and occasional star who has produced hundreds of films in the “gonzo” genre of pornographic films and is considered one of the foremost in the business)
John Stagliano (entrepreneur, pornographic actor, producer, and director)
Richard Pacheco (pornographic actor)
Stephen Michael Cohen (porno baron, owner of sex.com)
Seth Warshavsky (pioneer in the internet pornography industry and the founder of Internet Entertainment Group)
Jonathan Silverstein (president of Cybererotica)
Ron Levi (chairman of Cybererotica)
Georges Schteinberg (internet porner with children)
Seth Bekenstein (Russian child pornography kingpin spreading porn in the world, mostly in US)
Sam Stern (porno producer and actor)
Juda Mintz Jr. (rabbi & child porn producer)
Laurent Blumenthal (gay child porn producer)
Robert Rosenberg (anti-nazi activist, pornographic actor, porn producer)
David Asimov (child porn producer, son of the late science fiction writer Isaac Asimov)
Paul Reubens (actor, writer, comedian and child porn producer)
Jeffrey Jones (actor and gay child porn producer)
Richard Desmond (British porn baron with world wide influence, owns dozens of magazins and even TV porno stations, publisher, owner of several newspapers ,Rabbi Jeremy Rosen defends Richard Desmond’s work)
David Sullivan (British porn baron, newspaper proprietor, together with another jewish porn baron named David Gold they own Birmingham City F.C football club, he is renowned world-wide)
Ralph Bakshi (porno cartoons, animations producer)

List 2

Leading modern Jewish pornographers include Ron Braverman, John Bone, Wesley Emerson, Paul Fishbein, Herbert Feinberg AKA Mickey Fine, Hank Weinstein, Lenny Friedlander, Bobby Hollander, Rubin Gottesman, Fred Hirsch and his children Steve and Marci, Paul “Norman” Apstein, Steve Orenstein, Jack Richmond (Legend CEO), Theodore Rothstein, Reuben and David Sturman, Ron Sullivan, Jerome Tanner, Armand Weston, Sam and Mitch Weston (Spinelli).

Jews accounted for most of the leading male performers of the 1970s and ’80s. Hebrew studs include Buck Adams, Bobby Astyr, (Bobby Charles) R. Bolla (Robert Kerman), Jerry Butler (Paul Siderman), Seymore Butts (Adam Glasser), Roger Caine (Al Levitsky), David Christopher (Bernie Cohen), Steve Drake, Jesse Eastern, Jamie Gillis (Jamie Gurman), Ron Jeremy (Hyatt), Michael Knight, William Margold, Ashley Moore (Steve Tucker), David Morris, George Payne, Ed Powers (Mark Arnold aka Mark Krinski), Harry Reems (Herbert Streicher), Dave Ruby, Herschel Savage (Harvey Cowen), Carter Stevens (Mal Warub), Marc Stevens, Paul Thomas (Phil Tobias), Marc Wallice (Marc Goldberg), Randy West (Andy Abrams) and Jack Wrangler.

A Jewish male performer writes Luke: “Why are most of the men that do porno Jewish? JEWISH MOTHERS! “Jewish men are taught to respect women and help them (very codependent)… They also are nonthreathening to most women. Let’s face it, Ron Jeremy is not exactly Mike Tyson… You’ll usually find that the real mean bastards (physically violent) in the industry are NOT Jewish (that includes, producers, directors, boyfriends, agents, etc). Jewish guys are more manipulative….”

Jewish female performers include Avalon, Jenny Baxter (Jenny Wexler), Busty Belle (Tracy Praeger), Chelsea Blake, Tiffany Blake, Bunny Bleu (Kim Warner), J.R. Carrington, Lee Carroll (Leslie Barris), Blair Castle/Brooke Fields (Allison Shandibal), Courtney/Natasha/Eden (Natasha Zimmerman), Daphne (Daphne Franks), Barbara Dare (Stacy Mitnick), April Diamond, Jeanna Fine, Alexis Gold, Terri Hall, Heather Hart, Nina Hartley (Hartman), C.J. Laing (Wendy Miller), Frankie Leigh (Cynthia Hope Geller), Gloria Leonard, Traci Lords (Nora Louise Kuzma), Amber Lynn, Tonisha Mills, Melissa Monet, Susan Nero, Scarlett O. (Catherine Goldberg), Tawny Pearl (Susan Pearlman), Nina Preta, Tracey Prince, Raylene, Janey Robbins (Robin Lieberman), Mila Shegol, Alexandra Silk, Susan Sloan, Annie Sprinkle (Ellen Steinberg), Karen Summer (Dana Alper), Cindy West, Zara Whites (Amy Kooiman) and Ona Zee (Ona Simms).

Israeli Porn Pushed on remaining Palestinians from West Bank (Porn movies and programs in Hebrew are being broadcast by Israeli troops who have taken over three Palestinian television stations of Ramallah, irate residents of the besieged West Bank town have told AFP. The Israeli military denied that it had anything to do with the pornographic programming and instead blamed the Palestinian leaders.)

Daftar yang sedikit lebih lengkap mengenai seleb Yahudi Hollywood bisa anda download dari blog ini dalam waktu yang insyaAlloh tidak lama lagi. Sekarang pertanyaannya, bagaimana dengan selebritis Indonesia? Apakah ada seleb Yahudi atau crypto-Yahudi di Indonesia? Silakan anda coba cek di http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_tokoh_Yahudi_Asia, dan mungkin anda akan terkejut begitu mendapati nama-nama Cornelia Agatha pemeran Sarah dalam sinetron si Doel Anak Sekolahan, Rita Aaron dan Mariana Renata sang peragawati Indonesia masuk dalam list tersebut. Itu yang tercover sejauh ini. Bagaimana dengan Ahmad Dhani dari Dewa 19 yang belum dimasukkan?

Harus diingat bahwa mayoritas Yahudi adalah Crypto-Yahudi. Saya tak akan memperpanjang artikel ini dengan daftar yang bisa anda download sendiri di blog ini nantinya. Lalu apakah kasus pornografi di Indonesia berhubungan dengan seleb-seleb Yahudi ini? Belum bisa dipastikan, data yang menunjukkan hal itu untuk lingkup nasional masih sangat sedikit, tidak seperti data yang available untuk lingkup Hollywood. Namun satu hal yang bisa dipastikan, salah satu pelindung pornografi Indonesia dengan dalih itu erotisme bukan pornografi, Abdurrahman Wahid, berkaitan erat dengan Yahudi.

Tak perlu lebih jauh saya tulis karena sudah menjadi rahasia umum, dia tercatat sebagai pendukung Simon Pherez Foundation, pernah mau mencabut TAP MPRS No. 25 Th 1966 tentang larangan Komunisme, dan bahkan telah mengeluarkan Keppres No. 69 Tahun 2000 yang membatalkan KEPUTUSAN PRESIDEN NOMOR 264 TAHUN1962 TENTANG LARANGAN ADANYA ORGANISASI LIGA DEMOKRASI, ROTARY CLUB, DIVINE LIFE SOCIETY, VRIJMETSELAREN-LOGE (LOGE AGUNG INDONESIA), MORAL REARMAMENT MOVEMENT, ANCIENT MYSTICAL ORGANIZATION OF ROSI CRUCIANS (AMORC), DAN ORGANISASI BAHA’I PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA yang dikeluarkan Bung Karno dulu. Mau lebih banyak bukti keanehan “kyai” yang satu ini, anda salah tempat. Saya tak hendak membicarakan dia saat ini.

Apa kesimpulan dari semua ini? Benar, banyak kesimpulan yang bisa diambil. Salah satunya adalah, pornografi memang didukung oleh Yahudi (tentu tak semua Yahudi seperti ini, seperti halnya tak semua Yahudi adalah Zionis), utamanya adalah Yahudi-Yahudi yang bertujuan menguasai dunia yang tergabung dalam Freemasonry, Illuminati, dan secret societies lainnya. Lalu bagaimana solusi untuk mengatasi pornografi? Sebelum masuk kesitu, ijinkan saya mengutip lagi penjelasan kenapa pornografi tetap eksis:

13.3 Why porno exists… Reasons!

Is there a deeper reason, beyond the mere financial, as to why Jews in particular have become involved in porn? There is surely an element of rebellion in Jewish X-rated participation. It’s very taboo and [its] forbidden nature serves to make it attractive.

As I have written in these pages before, treyf signifies ‘the whole world of forbidden sexuality, the sexuality of the goyim, and there all the delights are imagined to lie …” (Reel Kashrut, Jewish food in film, JQ 189, Spring 2003) According to one anonymous industry insider quoted by E. Michael Jones in the magazine Culture Wars (May 2003), ‘the leading male performers through the 1980s came from secular Jewish upbringings and the females from Roman Catholic day schools.’ The standard porn scenario became, as a result, a Jewish fantasy of schtupping the Catholic shiksa …

Extending the subversive thesis, Jewish involvement in the X-rated industry can be seen as a proverbial two fingers to the entire WASP establishment. Some porn stars viewed themselves as frontline fighters in the spiritual battle between Christian America and secular humanism.

According to [Luke] Ford, Jewish X-rated actors often brag about their ‘joy in being anarchic, sexual gadflies to the puritanical beast’. Jewish involvement in porn, by this argument, is the result of an atavistic hatred of Christian authority: they are trying to weaken the dominant culture in America by moral subversion…

Al Goldstein, the jewish publisher of Screw magazine, said (on lukeford.com), ‘The only reason that Jews are in pornography is that we think that Christ sucks. Catholicism sucks. We don’t believe in authoritarianism.” Pornography thus becomes a way of defiling Christian culture and, as it penetrates to the very heart of the American mainstream (and is no doubt consumed by those very same WASPs), its subversive character becomes more charged…

It is a case of the traditional revolutionary/radical drive of immigrant Jews in America being channeled into sexual rather than leftist politics. Just as Jews have been disproportionately represented in radical movements over the years, so they are disproportionately represented in the porn industry. Jews in America have been sexual revolutionaries. A large amount of the material on sexual liberation was written by Jews. Those at the forefront of the movement that forced America to adopt a more liberal view of sex were Jewish…

Overall, then, porn performers are a group of people who praise rebellion, self-fulfilment, and promiscuity. What are we ashamed of? This brief overview and analysis of the role and motivations behind pornographers and performers is intended to shed light on a neglected topic in American Jewish popular culture. Little has been written about it.”

[Nathan Abrams is a Lecturer in Modern American History at the University of Aberdeen. He has just completed a book on neo-conservatism in the United States.]

“Towering Men and Stout-Hearted Sisters”: Book review of Jewish scholar Jay Gertzman’s Bookleggers an Smuthounds Jerusalem Post, March 9, 2000

“A great many of the publishers and peddlers of what was variously called flagitious, pornographic, or erotic literature were Jews, and most of those were German Jews who had learned the printing trades in the old country.”
Many are involved in child porn due to their Talmudic teachings regarding little girls.

Jewish male porn stars can be spotted easily due to their creole skin & circumcised penises. My oh my! “God’s chosen people” are quite degraded… Read More about (click on the links):

Jewish Pedophilia
http://www.the7thfire.com/new_world_order/zionism/jewish_pedophilia.html
Jewish Sexual Abuse
http://www.the7thfire.com/new_world_order/zionism/jewish_sexual_abuse.html
Jewish Dominance in the Porn Industry
http://www.the7thfire.com/new_world_order/zionism/jewish_dominance_in_porn.htm
Jewish Dominance in the Prostitution Industry
http://www.the7thfire.com/new_world_order/zionism/jewish_dominance_in_the_prostitution_industry.html

See? Permasalahan yang ada sama rumitnya dengan mencari solusinya. Tak ada hukum yang jauh lebih bisa diharapkan daripada hukum Alloh dalam Al-Qur’an. Kembali pada al Qur’an dan as Sunnah merupakan satu-satunya jalan paling ideal. Kita tak bisa berharap banyak dari Kristen maupun agama lain, apalagi Yahudi, karena kitab-kitab suci mereka bahkan mengajarkan pornografi, baik secara eksplisit maupun implisit. Inilah beberapa ayat Al-Qur’an dan al-Hadits yang secara tegas mengatur masalah aurat, perzinahan, dan beberapa hal yang berhubungan dengan dunia selebritis:

PERINGATAN TENTANG ZINA: Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk. (QS Al-Israa’ 17:32)

KEWAJIBAN MENUTUP AURAT: Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putra mereka, atau putra-putra suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertobatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung. (QS An-Nuur 24: 31)

TENTANG ZINA TERANG-TERANGAN: Di antara tanda-tanda kiamat ialah ilmu terangkat, kebodohan menjadi dominan, arak menjadi minuman biasa, zina dilakukan terang-terangan, wanita berlipat banyak, dan laki-laki berkurang sehingga lima puluh orang wanita berbanding seorang pria. (HR. Bukhari)

TENTANG ZINA TERANG-TERANGAN: Demi yang jiwa Muhammad dalam genggaman-Nya. Tiada tiba kiamat melainkan telah merata dan merajalela dengan terang-terangan segala perbuatan mesum dan keji, pemutusan hubungan kekeluargaan, beretika (berakhlak) buruk dengan tetangga, orang yang jujur (amanat) dituduh berkhianat, dan orang yang khianat diberi amanat (dipercaya). (HR. Al Hakim)

PERINGATAN UNTUK MENUTUP AURAT: Jagalah auratmu kecuali terhadap isterimu atau budak wanita yang kamu miliki. Aku bertanya, “Ya Rasulullah, bagaimana kalau dia sedang sendirian?” Nabi Saw menjawab, “Allah lebih berhak (patut) kamu malui.” (HR. Bukhari)

PERINGATAN UNTUK MENUTUP AURAT: Berhati-hatilah dengan telanjang karena ada (makhluk) yang selalu menyertai kamu (malaikat) yang tidak meninggalkan kamu kecuali kalau kamu buang hajat dan bersenggama dengan keluarga (istri). Malulah terhadap mereka dan hormati mereka. (HR. Tirmidzi).

PERINGATAN UNTUK ACARA-ACARA GOSSIP: Tidak akan masuk surga orang yang suka mencuri berita (suka mendengar-dengar berita rahasia orang lain). (HR. Bukhari)

PERINGATAN UNTUK SELEBRITIS YANG SUKA MINTA CERAI: Janganlah seorang isteri minta cerai dari suaminya tanpa alasan (sebab yang dibenarkan), niscaya dia tidak akan mencium bau surga yang baunya dapat dirasakan pada jarak tempuh empat puluh tahun. (HR. Ibnu Majah)

PERINGATAN TERHADAP PARA PENGHINA WANITA: Sebaik-baik kamu adalah yang terbaik terhadap keluarganya, dan aku adalah yang terbaik dari kamu terhadap keluargaku. Orang yang memuliakan kaum wanita adalah orang yang mulia, dan orang yang menghina kaum wanita adalah orang yang tidak tahu budi. (HR. Abu ‘Asaakir)

PERINGATAN TERHADAP PARA PELECEH PERNIKAHAN: Allah melaknat suami yang mengambil laki-laki lain untuk mengawini bekas isterinya yang sudah cerai tiga talak supaya bisa dirujuk kembali olehnya. Jadi perkawinan itu sekedar tipu muslihat bagi pengesahan rujuk. Orang yang mau disuruh membantu tipu daya dengan mengawini lalu dicerai (tidak digauli) juga dilaknat Allah. (HR. Bukhari dan Muslim)

PERINGATAN TENTANG SERIUSNYA ASPEK-ASPEK PERNIKAHAN: Ada tiga perkara yang kesungguhannya adalah kesungguhan (serius) dan guraunya (main-main) adalah kesungguhan (serius), yaitu perceraian, nikah dan rujuk. (HR. Abu Hanifah)

PERINGATAN NABI PADA UMATNYA: Bagaimana kamu apabila dilanda lima perkara? Kalau aku (Rasulullah Saw), aku berlindung kepada Allah agar tidak menimpa kamu atau kamu mengalaminya. (1) Jika perbuatan mesum dalam suatu kaum sudah dilakukan terang-terangan maka akan timbul wabah dan penyakit-penyakit yang belum pernah menimpa orang-orang terdahulu. (2) Jika suatu kaum menolak mengeluarkan zakat maka Allah akan menghentikan turunnya hujan. Kalau bukan karena binatang-binatang ternak tentu hujan tidak akan diturunkan sama sekali. (3) Jika suatu kaum mengurangi takaran dan timbangan maka Allah akan menimpakan paceklik beberapa waktu, kesulitan pangan dan kezaliman penguasa. (4) Jika penguasa-penguasa mereka melaksanakan hukum yang bukan dari Allah maka Allah akan menguasakan musuh-musuh mereka untuk memerintah dan merampas harta kekayaan mereka. (5) Jika mereka menyia-nyiakan Kitabullah dan sunah Nabi maka Allah menjadikan permusuhan di antara mereka. (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)

PERINGATAN UNTUK ACARA-ACARA SEMACAM EXTRAVAGANSA: Ada empat kelompok orang yang pada pagi dan petang hari dimurkai Allah. Para sahabat lalu bertanya, “Siapakah mereka itu, ya Rasulullah?” Beliau lalu menjawab, “Laki-laki yang menyerupai perempuan, perempuan yang menyerupai laki-laki, orang yang menyetubuhi hewan, dan orang-orang yang homoseks. (HR. Ahmad dan Ath-Thabrani)

PERINGATAN BAGI SUAMI YANG TIDAK CEMBURU DENGAN KELAKUAN SERONG ISTRINYA: Ada tiga jenis orang yang diharamkan Allah masuk surga, yaitu pemabuk berat, pendurhaka terhadap kedua orang tua, dan orang yang merelakan kejahatan berlaku dalam keluarganya (artinya, merelakan isteri atau anak perempuannya berbuat serong atau zina). (HR. An-Nasaa’i dan Ahmad)

PERINGATAN UNTUK TUKANG GOSSIP: Barangsiapa mengintai-ngintai (menyelidiki) keburukan saudaranya semuslim maka Allah akan mengintai-intai keburukannya. Barangsiapa diintai keburukannya oleh Allah maka Allah akan mengungkitnya (membongkarnya) walaupun dia melakukan itu di dalam (tengah-tengah) rumahnya. (HR. Ahmad)

Catatan:

– Seluruh terjemahan ayat Al-Qur’an dan Hadits disini diambil dari Software HaditsWeb 3.0 yang saya download dari blog teman saya, http://yossyrahadian.wordpress.com/download/

– Mohon maaf jika ada kata-kata jorok dalam artikel ini, yang memang tidak bisa dihindari.

– Terimakasih untuk seorang gadis mungil yang telah bersedia repot-repot membantu mencarikan referensi tentang dunia selebritis Indonesia yang bisa dibilang, saya buta.

– Khusus untuk mba Rianti Cartwright yang agak saya kagumi, semoga membaca tulisan ini dan segera berjilbab rapi seperti di AAC selamanya. Ngga usah pusing mikirin siap atau ngga siap make jilbab, logikanya harus dibalik. Pake jilbab memang ngga menjamin kesholehan, APALAGI YANG NGGA MAKE. Semoga mba terhindar dari gossip-gossip seperti itu lagi, amin.

Pustaka pilihan:

Chairman of the U.S., JEWS CONTROL U.S.A. (A)
Hartono Ahmad Jaiz, AL QUR’AN DIHINA GUS DUR
Herry Nurdi, JEJAK YAHUDI & FREEMASON DI INDONESIA
Ridwan Saidi & Rizki Ridyasmara, FAKTA & DATA YAHUDI, DULU & KINI
Referensi website:
http://www.kapanlagi.com
http://www.id.wikipedia.com
Beberapa situs lain yang maaf, kurang rapi dokumentasinya


Responses

  1. heran kok ga ada yang komentar si? apa pada takut emailnya di lacak NSA atau makhluk sejenis. duh aq jadi malu nongol di sini selagi yang lain dieeeem aja. mbok jangan payah to mas/mbak “sedikit belajar kurang tau, banyak belajar sok tau” apa kalimat seperti itu yang bikin sakit hati?
    kalu iya….? pheeeew
    jangan-jangan kalau sekolah duduk paling belakang biar ga bertanya atau ditanya sama guru….??!

    tapi bener lho, aku jadi mikir jangan-jangan acara favourite mak comblang, CLBK, jomblo, playboy cable udah disetting sebelumnya sama kru..kru-nya acara. heeeh..

    padahal aku juga seneng bgt kalau ada film2 beralur cepat. waduh…. gmana si
    apalagi dari vivid production yang banyak gerakanya ketimbang ngomongnya

  2. Ternyata mas Agung ngefans sama Rianti ya? Yah, moga-moga niat dakwahnya untuk Rianti tersampaikan. syukur-syukur bisa nikah sama Rianti supaya bisa bimbing Rianti pada hidayah. Amiin.
    Lumayan lho mas, Rianti ngga jelek-jelek amat kok. Apalagi pas pake kerudung, kayaknya pantes sama mas Agung. PDKT aja mas, sapa tau jodoh, kan lumayan, dakwah kesampaian ngefans juga dapat, hehe.
    Saya fans kalian berdua dari Jakrta, kalo kalian nikah kan Fans-Clubnya keren, Agung-Rianti Fans Club, hehe. Pakar Konspirasi nikah sama Korban Konspirasi (tanpa sadar), kombinasi yang unik.
    Pada semua pengunjung blog ini, mari ramai-ramai bantu mas Agung kasih info gimana supaya bisa kontak dengan Rianti, dan doakan semoga mereka berjodoh supaya mas Agung tambah semangat bagi-bagi ilmu lewat blog ini. Jangan cuma download e-book atau artikel habis itu lupa berterimakasih (yah, terimakasih emang ngga harus jodohin mereka sih…).
    Sukses ya mas… Ditunggu tulisannya tentang dunia selebritis selanjutnya (kalau didukung info dari Rianti tambah heboh lagi tu :-) )

  3. Buat: Saru

    Banyak comments yang langsung dialamatkan ke email saya. Mungkin anda benar mereka malu comment nya nampang di blog:-)

    NSA? Hehe, jadi pengen nulis tentang penyadap yang satu ini, soalnya beberapa kali HP saya diganggu sama entah NSA langsung entah centengnya di Indonesia.

    Setau saya sampai saat ini, acara-acara tersebut kan reality show, jadi ngga ada konspirasi disitu. Tapi itu masih asumsi aja lho, soalnya belum punya narasumber dari kalangan seleb sih.

    Vivid pro? Wah-wah, anda ternyata pakar lendir ya. Pantesan nickname-nya saru (tapi dalam bahasa Jepang artinya Munyuk alias Monyet je), hehe. Gimana tanggapan anda tentang 3GP-nya Rianti? Bener atau Hoax?

    Buat: Fans Agung-Rianti

    Wah wah, mb/mas ni harus diakui pinter lho jadi provokator (dalam konteks positif). Saya yakin Rianti pasti senyum-senyum baca komentar anda, tapi inget juga ya, nanti kalau ada yang patah hati saya sendiri yang repot lho.

    Please stay focus, karena takutnya nanti malah pada lupa tema utama artikel ini lho, konspirasi. Saya pun sudah jelaskan, artikel ini tidak bermaksud secara khusus membahas Rianti Cartwright. Tau kan maksud saya?

    Perlu diketahui, ada beberapa email yang memprotes artikel ini, termasuk mereka yang ngaku seleb. Ada juga beberapa “fans” yang bilang “broken heart” karena secara implisit mengungkapkan kekaguman saya pada Rianti.

    Of course, mengagumi orang bukan hal yang dilarang, asal tidak sampai mengkultuskannya, ya ngga? Tanggapilah semua ini sewajarnya saja. Masalah jodoh udah ada yang ngatur kok.

    Still, terimakasih untuk dukungan positifnya, semoga Rianti menjadi lebih baik lagi, tanpa harus berbicara tentang jodoh.

    Salam, D. Agung Prabowo

  4. pokoke sing nyeleneh yo musti sableng, sinto gendeng versi dunia nyata ya kayak begitu…. banyak…. orang mau ngasih info koq dicibir biarin yang penting apa yang disampaikan bukan fitnah dan gak dilakuin juga sama yang nulisnya

    suwun,,,

    Wassalamu’alaikum

  5. saluut man……….
    ternyata u ex punk rock yah…mantabz …pantes gaya bahasanya sy kenal banget…
    sy juga ex UR (Underground Resistance) kebetulan emng seneng gothic art (buat tameng my Phisically, in self inside darah tetep mendidih kalo baca faithfreedom ataw baca si munafik ulil cuap cuip…..(kapan yah gw bisa hack JIL web)

    ttg si buta ga usah di perpanjang,entah kenapa dia masih idup..sy cuma png liat hisabnya ntar di akherat…mungkin dia harus tobat nasuha…walaupun sekali jangan sampe dia menyesal..udah rakyat di sesatin bukan 1 ataw 2 tapi berapa jumlah rakyat indo???

    ga jauh beda ama saya…emng sy lagi nyari yg se ide dgn apa yang saya bungkam selama ini…
    kok baru sekarang…padahal sy sudah sering browse mencari…..dari 6 ataw 7 tahun yg lalu untuk jadi COUNTER ATTACK buat tuh THE HANDLERS…..

    dont b afraid…system against with the system…
    ALLAH SWT WITH US…

    akan lbih baik jika kita di bimbing dengan pak ridzki (rd) eramuslim.com dan pak herry nurdi, pak hartono ahmad jaiz serta pak ridwan saidi demi kelanjutan perjuangan ini…
    dan sy termasuk org yg sgt butuh ilmu2 dr mereka….

    konspirasi lebih kejam dr memfitnah…..

    -keep resist n rebel with ALLAH SWT-

  6. Heem baru nyahoo’ GW hebat mas Agung

  7. To nx:

    Sebenarnya dibilang ex juga ngga terlalu pas. Saya sampai sekarang masih suka ngeband, kebetulan dipercaya temen-temen band jadi pengontrol tempo lagu pake stick alias drummer. Ga expert banget, asal keras dan brisik aja, tapi udah lama ngga pentas seiring kebingungan saya mengenai hokum musik dalam Islam. Sejujurnya, Anarkhis Punk lah yang mengajari saya berani bersuara seperti ini, dan mengenalkan saya pada Islam yang militant. Beberapa sahabat seperjuangan saya di Anarchist Punk bahkan ada yang jadi Ustadz dan udah almarhum sebagai ustadz yang militant tanpa perlu mengatakan bahwa Anarchist Punk merupakan kaderisasi pendakwah atau organisasi dakwah seperti… tau sendirilah, yang katanya memperjuangkan Islam tapi ejek-ejekkan sama activist organisasi Islam lain di tempat saya, haha… Demokrasi yang aneh…

    “ga jauh beda ama saya…emng sy lagi nyari yg se ide dgn apa yang saya bungkam selama ini… kok baru sekarang…padahal sy sudah sering browse mencari…..dari 6 ataw 7 tahun yg lalu untuk jadi COUNTER ATTACK buat tuh THE HANDLERS…..” Mmm, sebenarnya udah agak lama juga sih punya ide kayak gini, tapi mulai Go Blog (baca: ngeBlog alias Go Public alias Go International) baru beberapa bulan ini aja, maklum, ada beberapa kesibukan duniawi juga yang harus diselesaikan. Yah kalo nyarinya dari 6-7 tahun yang lalu ya ngga ketemu Agoeng Go(yim) Blog lah, hehe…

    “akan lbih baik jika kita di bimbing dengan pak ridzki (rd) eramuslim.com dan pak herry nurdi, pak hartono ahmad jaiz serta pak ridwan saidi demi kelanjutan perjuangan ini…” Saya mengenal secara pribadi mas Rizki Ridyasmara, mas Herry Nurdi, dan Ustadz Hartono Ahmad Jaiz. Untuk pak Ridwan Saidi, saya belum tau, tapi ada seorang sahabat yang banyak bergaul dengan beliau.

    Saya udah coba menghubungi mereka, dan dikarenakan kesibukan mereka masing-masing maka mereka belum dapat sepenuhnya ngeBlog seperti ini. Lagian saya pikir, kita perlu regenerasi, jadi kenapa ngga jalan sendiri dulu. Saya yakin senior-senior kita itu pasti akan meluruskan kita saat melenceng dari koridor.

    Santai aja, selama ngga ngelanggar aturan, jalan aja sendiri dan belajar bareng-bareng seperti ini. Setuju?

    “konspirasi lebih kejam dr memfitnah…..” Setujuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu…. Dan kalo boleh nambah, KONSPIRASI BUKAN CUMA TEORI………

    To mbah Dulloh:

    Makasih mbah…

  8. pak, ngobrolnya di Amalia Putra aja,..

    kalo (kalo) sdh ada istri diajak sekalian juga!

    pasti seru,..

  9. To Maey Moon:

    Istri? Haha.. ada-ada aja, mau nyariin? Kapan ke Amalia Putra dek? Lain kali jangan sebutin proper name di blog ini ya, bahaya.

  10. fotonya bagus, langsung mak trenyeng jantungku

  11. Greatings,
    Thank you! I would now go on this blog every day!

    Thank you
    Elcorin

  12. Artikel yang bagus!
    soalnya saya adalah salah satu orang yg gak ngerti dg cara berpikir gus dur…
    untuk seorang tokoh agama, istri&anak2 perempuannya gak ada yg pake jilbab. mereka hanya pake kerudung/tudung. buat saya itu sangat aneh.
    lalu taun 2000, gus dur cabut SK pelarangan adanya organisasi sosial/keagamaan (rotary club,rose crucian,baha’i) yg dulu udh ditetapkan Soekarno taun 62 karena terbukti terlibat zionisme. akibatnya sekarang byk organisasi2 keagamaan & aliran2 baru yg bermunculan. gus dur juga presiden indonesia pertama yg buka hub.internasional dg israel.
    satu2nya hal yg saya setujui darinya hanya ttg kebebasan etnis cina untuk bisa merayakan imlek (walau pun saya sendiri bukan etnis cina). selebihnya hanya menunjukan bahwa dia pro zionis.

  13. great….artikel yang sangat menarik. bravo buat Sahabat Agung. kami tunggu lanjutan eksperimannya Brother

  14. saya sangat mengapresiasi tulisan anda, memang terlalu banyak orang yg nyeleneh seperti Gus yg bertujuan menghancurkan dunia islam, yg pemikirannya jauh betul dari leluhur2 nya. itu membuktikan keberhasilan peran IBLIS yg dijewantahkan dlm dunia Qarballa, ciri2nya yg dominan melakukan : TALBIS (menampakkan kebatilan dalam rupa kenenaran) dan GHURUR (kebodohan yg menimbulkan keyakinan bahwa yg rusak itu lurus & yg hina itu bagus). Begitulah faham ZIONISME yg saat ini mencengkram dunia. Mari kita berjihad utk melindungi diri sendiri, keluarga dan kaum Muslimin yg masih konsisten membela agamanya
    Wsslm


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: