Posted by: Agung Prabowo | August 7, 2008

Harun Yahya: Kami Menerima Ancaman yang Datang dari Para Freemason

Keputusan pengadilan untuk menjebloskan Harun Yahya tak lepas dari keterkaitan Freemansory internasional. Inilah pengakuan beliau, Hidayatullah.com—

Perjuangan gencar Adnan Oktar atau lebih dikenal Harun Yahya dalam membongkar kekeliruan ilmiah teori Evolusi membuat ia kembali di penjara. Meski demikian, ilmuwan Turki yang karyanya banyak menggoncang dunia itu tetap menerima dengan lapang. Di bawah ini ia memberikan pernyataan menjawab keputusan pengadilan beberapa hari lalu.

“Ini adalah sebuah kasus yang mungkin akan tercatat dalam sejarah. Saya belum pernah mendengar, melihat atau membaca kasus yang penuh tipu daya semacam ini. Namun kami masih menaruh rasa hormat yang sepatutnya.

Kami menghormati sistem keadilan. Kami menghormati keputusan pengadilan. Ada suatu kebaikan dalam segala hal. Keputusan itu telah ditakdirkan dalam pandangan Allah sebelum para orang tua hakim itu dilahirkan. Mereka mengeluarkan pernyataan putusan hakim ketika saatnya tiba. Mereka mengeluarkan pernyataan putusan pengadilan yang ada dalam takdir mereka. Tak seorang pun dapat menentukan untuk dirinya sendiri, tidak pula membuat pernyataan apa pun sekehendaknya sendiri. Setiap orang membuat pernyataan yang telah ditetapkan dalam takdirnya. Mengapa ini terjadi dengan cara sedemikian itu? Sebab kebaikan akan muncul dengan takdir itu terjadi.

Sebagaimana dengan Nabi Yusuf AS. Ia adalah hamba yang dicintai Allah. Meskipun demikian Allah menakdirkannya dijebloskan ke dalam penjara bawah tanah selama tujuh tahun. Insya Allah, kami juga berada pada jalan Nabi Yusuf AS. Kami berada pada jalan para nabi yang dirahmati. Kami menetapi sunnah mereka yang agung. Insya Allah kami melakukan apa yang mendatangkan kebaikan. Orang mukmin berada di jalan para nabi, dan di dalam Al-Quran, Allah berfirman bahwa Dia menghendaki kita mengambil mereka sebagai teladan. Dia memerintahkan kita agar menaati mereka dan menyerupai mereka. Dan kehidupan kita mungkin memiliki sisi yang mirip dengan sisi kehidupan mereka. Ayat-ayat Al-Quran berlaku bagi seluruh Muslim.

Dalam pengertian tersebut, ayat-ayat itu berlaku pula bagi saya dan sahabat-sahabat saya. Dalam ayat ke-35 Surat Yusuf, misalnya, Dia berfirman: “Kemudian timbul pikiran pada mereka setelah melihat tanda-tanda (kebenaran Yusuf) bahwa mereka harus memenjarakannya sampai waktu tertentu.”

Ayat ini menyiratkan pengertian bahwa ada kebimbangan apakah akan memenjarakannya atau tidak, tapi pilihan pertama pada akhirnya mengemuka. Sungguh terdapat sebuah kemiripan di sini. Allah berfirman perihal Yusuf AS bahwa ia dikenai hukuman sedikitnya tiga tahun penjara. Al-Quran merujuk pada beberapa tahun. Ini berarti sekurang-kurangnya tiga, masa antara tiga dan sembilan. Ini adalah sebuah isyarat. Al-Quran berlaku sepanjang zaman, untuk seluruh manusia dan seluruh peristiwa, dan inilah salah satu keajaiban Al-Quran.

Tak seorang pun dapat melukai saya di mana pun dengan cara bagaimana pun; kecuali hanya hal-hal yang Pencipta saya, Allah Yang Mahakuasa, menghendaki benar-benar terjadi demikian. Saya akan hidup sesuai takdir saya. Apa pun yang ada dalam takdir saya, itulah yang akan terjadi. Saatnya akan datang ketika ruh saya diambil. Ketika saat itu datang, Dia akan mengambil ruh saya. Tapi di luar itu, tidak seorang pun mampu menyakiti saya sehelai rambut pun pada kepala saya. Tidak sesuatu pun akan terjadi pada saya. Apa pun yang ada dalam takdir saya, hal itu akan terjadi ketika saatnya tiba, di waktu yang telah ditetapkan.

Pada peristiwa-peristiwa yang terkini, sedikit tekanan yang terkini, kami menerima kabar bahwa seseorang yang tak pernah kami duga, yang kami yakini sebagai seorang yang teguh, taat beragama, ternyata adalah seorang Freemason. Kami sangat terkejut. Kami dulunya benar-benar yakin bahwa ia orang yang shaleh, beraliran kanan, dan kami menaruh kepercayaan kepadanya sebagaimana mestinya. Akan tetapi ia terbukti seorang Freemason kelas atas.

Ada delapan surat [dari Freemasonry luar negeri], yang dikirim ke sini, ke markas [Freemasonry Turki]. Surat-surat itu membicarakan tentang kami, dan tentang saya secara pribadi, dengan merujuk langsung ke buku saya, Atlas Penciptaan. Mereka merujuk kepada kemampuan saya melakukan kegiatan tanpa kesulitan. Mereka menanyakan bagaimana ini dapat terjadi, bagaimana saya dapat bebas melakukan kegiatan seperti itu.

Mereka mengatakan [buku Atlas Penciptaan] telah menimbulkan dampak dahsyat, seperti bom atom. Itulah yang mendasari adanya tekanan terhadap kami di tahun-tahun belakangan. Kami bahkan berpendapat bahwa tekanan itu dilakukan terhadap pemerintah untuk menekan kami. Saya dapat memahami mengapa tamatnya Darwinisme telah membuat mereka sangat terganggu, sebab hal ini telah benar-benar meruntuhkan keseluruhan sistem mereka. Filsafat-filsafat, cara pandang dan ideologi-ideologi mereka telah terhancurkan. Dan mereka tidak mampu menemukan jawaban atas hal ini. Segala yang dapat mereka lakukan adalah melakukan tekanan.

Kami menerima sebuah ancaman baru berkenaan dengan buku terkini saya [tentang Freemasonry] hanya kemarin, ditujukan kepada saya sendiri, agar buku tersebut tidak beredar; ancaman itu datang dari para Freemason, yang menelpon rekan saya. Mereka menyampaikan pesan bahwa kami akan mendapatkan masalah besar jika buku tersebut beredar. Namun meskipun demikian saya akan memunculkan buku itu, insya Allah. Saya telah diancam sebelumnya, ketika saya di rumah sakit jiwa. Saya diberitahu agar meninggalkan kegiatan saya. Di kala itu selain menawarkan kepada saya uang, mereka juga berkata bahwa mereka akan “membebaskan kesulitan” yang saya alami ini, dan mereka mengatur pengacara saya menyampaikan pesan itu kepada saya. Mereka menawari saya sejumlah besar uang jika saya menghentikan karya saya, dan tidak meneruskan menulis buku, menghentikan buku saya mengenai Freemasonry, dan bahwa siksaan mengerikan yang tengah saya alami akan diakhiri. Tapi saya menolak tawaran tersebut.

Izinkan saya menyatakan sekali lagi bahwa saya tidak memiliki keluhan terhadap pengadilan. Saya tidak menaruh dendam atau tuduhan balik terhadap siapa pun. Allah-lah yang menyebabkan pengadilan menandatangani putusan hakim itu. Hanya satu hal di pengadilan yang mengherankan saya dan membuat saya terdiam sejenak untuk berpikir, yakni bahwa kami memiliki tiga sahabat perempuan. Sebagaimana sahabat-sahabat saya lainnya, mereka sama sekali tidak terlibat dengan tuduhan tersebut. Namun masing-masing mereka dihukum tiga tahun penjara. Mereka ini adalah para pemudi belia yang berpendidikan baik. Hal itu sungguh mengherankan saya. Tapi sekali lagi saya tetap menghormati pengadilan, dan ada sesuatu kebaikan dalam segala hal.” [as/harunyahya.com/cha/www.hidayatullah.com]

Diambil dari Hidayatulloh tanpa ijin sebelumnya, disesuaikan oleh Agung, dimuat sebagai pelajaran bahwa, ancaman Freemasonry-Illuminati benar-benar nyata adanya (saya dalam kapasitas kecil sudah mengalami teror melalui email, telpon, sms, dan gangguan komunikasi dengan orang-orang dekat saya).

Siapapun meremehkan ancaman ini, dia termasuk satu dari tiga kategori, 1. Anggota mereka yang sedang melakukan false-flag ops, 2. Orang yang tak tahu apa-apa dan cuek dengan keadaan sekitar, dan 3. Orang sombong yang tidak mau mengakui, bahkan meremehkan fakta tersebut.

Semoga cobaan yang terjadi pada orang-orang seperti Harun Yahya tersebut tidak menjadikan kita takut, tapi semakin berani dan yakin bahwa memperjuangkan kebenaran memang tak lepas dari berbagai macam godaan duniawi. Tetap semangat para saudaraku yang masih aktif keep in touch, terutama Mr. Joe Jussac yang sudah berani menulis tentang konspirasi di berbagai situs luar negeri, dan yang saat ini masih di Luar Negeri.

Kepada para pendahulu saya yang (insyaAlloh) syahid lebih dulu, baik di Indonesia maupun di luar negeri dalam usaha kalian membongkar rahasia ini, semoga diterima amal shalihnya dan diampuni segala dosanya. Amien.

Kepada para saudara seperjuangan yang masih diberi kesempatan untuk hidup dan berkarya, semoga jalan kita selalu dimudahkan sampai syahid menjemput kita. Amien.

Kepada para saudara yang masih belum juga sadar, semoga lekas diberi hidayah. Amin.

(SEHUBUNGAN DENGAN BEBERAPA KALI EMAIL ANCAMAN AKAN MEN-SHUT DOWN BLOG INI – SEPERTI YANG SUDAH PERNAH TERJADI PADA BLOG SAUDARA SAYA, SEBELUMNYA, – ANDA YANG TERTARIK DENGAN MATERI DI DALAM BLOG INI DIPERSILAKAN UNTUK MEMBUAT BACK UP BLOG INI DI HARDDISK ANDA SENDIRI-SENDIRI. TERIMAKASIH)


Responses

  1. siapa yang meneror pak?
    sepertinya geliat freemason udah mulai kerasa lagi di Indonesia, re-birth of freemasonry…

  2. untuk neorhazes:
    ada beberapa email yg dikirim via fake-mailer,baik dalam bhs indo maupun inggris,jadi belum terlacak siapa2nya.
    masalah geliat,mereka sudah masuk indonesia tahun 1700an,jadi ya ngga heran bahwa mereka sudah siap untuk bergerak saat ini. Thanks atas perhatiannya

  3. awas…Koran Kompas….biangnya freemason..sebaiknya jangan dibaca apalagi berlangganan

  4. untuk ferry:

    Makasih atas infonya. semoga info tersebut valid bukan hanya sekedar tuduhan yang tidak jelas. thanks

  5. Nashrun minallohi Wa Fathun Qoriib

  6. “Sesungguhnya dari dahulupun mereka telah mencari-cari kekacauan dan mereka mengatur pelbagai macam tipu daya untuk (merusakkan) mu, hingga datanglah kebenaran (pertolongan Allah), dan menanglah agama Allah, padahal mereka tidak menyukainya“ (At-taubah ayat 48)

    “Orang-orang kafir itu membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya” (Ali-Imran ayat 154)

    Mudah2an sampeyan selalu dilindungi Allah …

  7. To mbah Dulloh:

    Saya ngga paham maksudnya, pengetahuan bahasa Arab saya payah. Tapi terimakasih udah komentar yang, saya yakin maksudnya positif.

    To Yossyrahadian:

    Terimakasih mas. Maaf saya jarang kontak anda, ada berbagai kesibukan dan masalah yang saya curhatkan di artikel saya berikutnya nanti.

    Terimakasih untuk dukungannya. Semoga blog nya mas Yossy tambah ramai aja. Kelihatannya ada beberapa orang lagi yang tertarik dengan ide bikin satu portal itu, kapan bisa rendezvous dengan saya, mas Aris H, dan beberapa temen lain?

  8. http://catetanlaen.wordpress.com/2008/10/12/maks/ = sama temanya..

  9. To neorhazes:

    Ya kali. saya juga ngambil dari situs Hidayatullah kok, hehe.

  10. Keep on going bang Agung.

  11. assalamu’alaikum wr.wb
    maaf saya adalah orang awam yang baru pertama kalinya mendengar dan membaca istilah “freemason”. sebenarnya apa arti dan maksudnya. saya mohon kepada siapa saja yang membaca dan memahami maksud saya ini untuk memberikan penjelasan kepada saya. saya tunggu dalam e-mail saya: inkstikom@gmail.com
    terima kasih.
    wassalam…

  12. dajjal sudah muncul, namun saking jelasnya, kaum muslimin hanya terpukau ndak mampu bereaksi.

  13. Kalau bicara tentang Freemansory-Illuminati, masyarakat kita sepertinya juga sudah ‘termakan’ secara gak sadar.

    Tapi, siapa yang mau percaya tentang Freemansory-Illuminati? Aku juga sampai dibilang gendeng ama temenku waktu cerita tentang itu (^_^)

    Takdir dunia gak ada yang tahu…. Cuma Allah SWT yang tahu…

  14. gendeng?

    ha..ha..ha
    kebenaran memang menyakitkan kawan…

    takdir memang ditentukan Allah SWT

    tapi apa iya dengan diam menikmati di jajah Allah akan merubah nasib suatu kaum.

    Mbok kita kaji lagi Qur’an tapi ga boleh asal menafsiri tar jadi JIL (ha…ha..ha…)

    dasar payah

  15. g ad fitnah sebesaar fitnah akhir zaman..
    islam ud gila2an difitnah sekarang ini.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: